Macam-macam Koloid dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

A. EMULSI

Emulsi adalah campuran koloid hasil dispersi dua cairan yang tidak dapat bercampur. Dalam hal ini, dugunakan suatu zat pengemulsi atau emulgator, seperti sabun atau gelatin. Ada dua macam yaitu minyak terdispersi dalam air (O/W) dan air terdispersi dalam minyak (W/O).

Contoh Sistem O/W = Susu, dan minyak ikan.
Contoh Sistem W/O = Pelumas.

Perubahan macam emulsi yang satu menjadi yang lainnya misalnya W/O menjadi O/W disebut inversi. Emulsi O/W dapat diisetabilkan dengan natrium oleat dan dapat diubah menjadi emulsi W/O jika ditambahkan kalsium oleat.

Emulsi Dapat dideteksi dengan beberapa cara, yaitu :
  1. Dengan zat warna. Misalnya : Sudah merah III melarut dalam minyak tetapi tidak melarut dalam air. Apabila zat ini ditambahkan ke emulsi W/O akan tampak dengan mikroskop, tetes merah pada latar belakang jernih.
  2. Pengenceran Fasa. Misalnya : Emulsi O/W akan segera bercampur dengan air.
  3. Hantaran Listrik. Misalnya : Emulsi O/W segera bercampur dengan air.
Beberapa contoh Emulsi, yaitu :
  1. Lateks : emulsi O/w dengan protein sebagai emulgator.
  2. Susu : emulsi O/W dengan protein sebagai emulgator.
  3. Margarine : emulsi W/O.
  4. Mayonise : emulsi O/W dengan kuning telur sebagai emulgator.
B. GEL

Gel adalah semacam koloid dengan partikel padat yang biasanya merupakan molekul besar, bergabung secara tak teratur dan membentuk struktur yang saling terjalin Menghasilkan campuran yang kaku. Misalnya paktin dari buah-buahan mengahasilkan "jelly" buah-buahan.

Beberapa Gel dapat diubah menjadi sol denan mengubah suhu, pH atau kondisi yang lain. Gel gelatin dapat dibuat dengan cara  mencampurkan gelatin dengan air panas. Gelatin adalah protein dan molekulnya proteinnya sangat besar. Apabila molekul protein didispersikan dalam air akan menhasilkan sol. Ika sol gelatin dalam air menjadi dingin, molekul gelatin saling tarik menarik memebentuk jaringan yang kintinu, sehingga menjadi Gel dan air terperangkap dalam protein. Dengan prinsif ini dapat dibuat bermacam jelly buah-buahan. Namun dengan menggunakan nanas segar dan gelatin tidak dapat dibuat Gel. Hal ini disebabkan adanya suatu enzim dalam nanas, yang dapat memecah molekul protein.

Penggunaan Koloid dalam Kehidupan Sehari-hari
  1. Pengendap Cotrell digunakan untuk mengurangi polusi udara dari pabrik. Alat ini dapat mengendapkan partikel koloid yang terdapat dalam gas yang akan keluar dari serobong asap.
  2. Prinsif seperti pada No. 1 digunakan untuk mencat mobil. Yaitu tetes cat dalam penyemprotan aerosol, bermuatan. Jika badan mobil diberi muatan yang berlawanan, semua bagian mobil yang diinginkan dapat dicat dengan hasil yang baik. Lateks karet alam adalah solyang negatif. Karet dapat dikoagulasi pada suatu acuan yang dibeir muatan negatif. Tekinik ini digunakan dalam pembuatan sarung tanggan berkualitas tinggi, misalnya untuk pembedahan dan dalam pembuatan karet KB.
  3. Prinsif dialisis digunakan untuk membantu pasien gagal ginjal. Ginjal berfungsi untuk mengeluarkan zat yang tifak berguna yang dihasilkan tubuh yang terdapat dalam darah. Salah satu zat adalah urea yang biasanya dikeluarkan melalui urine. Jika ginjal tidak befungsi dengan baik maka urea akan menumpuk dalam darah sehingga dapat mengakibatkan kematian.
  4. Pada pencelupan tekstil digunakan zat koloid untuk mempermudah pemberian warna.
  5. Pembetukan delta dimuara sungai.
  6. Cat "emulsi" dan "emulsi tofografi" adalah zat koloid.
  7. Pada penjernihan air digunakan almunium untuk menghilangkan zat pengotor yang tidak bercampur dengan air.
  8. Berbagai makanan dan obat-obatan berupa koloid.
  9. Berbagai kosmetik seperti Body Lotion dan Hand Cream adalah koloid.
  10. Alumunium klorida adalah suatu bahan untuk deodorant. Fungsinya adalah mengkoagulasi protein dalam keringat sehingga menghalangi kerja kelanjar keringat. Hal ini akan mencagah "bau badan" karena penguraian protein pada kulit oleh bakteri.
Perhatian Copas !!! "Mohon bagi anda para sahabat blog, jangan sekali-kali copy paste dengan tanpa mencantumkan link sumber kami dan menulis tanpa anda tulis dalam narasi atau kalimat anda sendiri saya akan mengapus url anda sesuai kebijakan privasi google DMCA/DMCA.com. Atas perhatiannya, saya ucapkan terimakasih."
Next
Previous

No comments

aturan berkomentar pada blog ini !.
1. berkomentarlah dengan baik, sesuai konten yang dibahas dan berkualitas.
2. kalimat yang tidak berkenan saya akan hapus.
3. jika menaruh "LINK HIDUP" akan dimasukan ke folder spam.
4. dilarang mempromosikan produk melalui komentar.

Emoticon