Faktor dan Dampak Buruk Menggunjing (Gosip)

Faktor dan Dampak Buruk Ngegosip

Dalam hal ini saya akan membahas mengenai Ngegosip. Mgegosip memang sudah tidak aneh bagi kita, dan dimanapun kita, dirumah, angkutan umum, di mal, pasar, rumah sendiri atau tetangga, dan tempat-tempat yang kira-kira bikin kita nyaman untuk ngeluangin waktu untuk ngobrol dengan teman atau tetangga kita. Ngegosip memang sudah tidak jarang lagi di masyarakat, seperti halnya di TV, mau masalah hubungan, keseharian, atau masalah hukum begitu banyak ada di TV atau acara-acara TV. Begitulah gambaran kehidupan  masayarakat disekitar kita.

Pada dasarnya Islam sangat melarang perbuatan ghibah itu "Ngomongin aib atau kesalahan oroang lain" dan Tuhan kita, yakni Allah SWT sangat mencela perbuatan itu, yang sama saja dengan memakan daging bangkai. Seperti dalam Hadits Nabi Muhammad SAW, bahwa sesungguhnya ada orang yang bertubuh pendek datang kepada Nabi untuk memenuhi keperluannya. Setelah sesorang tersebut keluar, berkatalah Istri Nabi Muhammad (Aisyah) "Alangkah pendeknya dia !" Lalu Nabi Muhammad Menjawab "Engkau telah menggunjing hai Aisyah" dan kemudian Nabi berkata "Takutlah kamu pada penggunjingan, karena di dalamnya terdapat tiga macam bencana, yaitu tidak dikabulkannya doa bagi orang yang melakukannya, tidak diterima kebajikannya dan bertumpuklah kejahatan-kejahatan dalam dirinya.

Dalam riwayat lain juga diceritakan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda, "Barang siapa makan daging saudaranya di dunia (melakukan ghibah) maka akan disungguhkan padanya daging saudaranya itu besok hari Kiamat dan dikatakan, Makanlah daging itu dakan keadaan mati, karena engkau telah memakannya dalam keadaan hidup."

Dan pernah saya dengar ada orang berkata, ada riwayat hadsit, bahwa perbuatan ghibah dengan zina itu lebih besar ghibah, kenapa?, menurut saya mungkin, yang pasti orang yang berbuat zina itu bila dia menyadari kesalahnya dan ia mau bertobat, maka Allah akan mengampuni dosanya, dan berbeda dengan ghibah, bila seseorang melakukan ghibah dan ia menyadari kesalahannya terus ia bertobat, maka Allah akan mengampuni dosanya setelah orang yang ia gunjing tetrsebut mengampuninya, itu bila orang yang ia gunjing memaafkannya, bila tidak, iya Allah pun tidak akan memafkannya, hayo loo..?.hhe

Dibawah ini ada faktor paling umum dalam hal menggunjing orang lain menurut saya adalah :
  1. Kurangnya wawasan, yaitu bahawa orang yang kurang wawasan biasanya yang ia lakukan hanya dua hal, yaitu kalau tidak nonton tv pasti dia ngobrol. Dan acara yang ia suka kalau ia nonton tv paling begitu-begitu aja. Acara sinetron, gosip, cinta-cintaan, acar kriminal. Bila ada orang yang bisa diajak ngbrol, yang diobrolin apalagi kalau bukan sesuatu yang ada dilihat di TV atau kejelekan orang lain. Bagaimana mau ngmongin mengenai teknologi, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain, wong wawasannya terbatas.
  2. Kosongnya waktu, yaitu orang nganggur, alias pengangguran tidak ada kerjaan, paling-paling yang ia lakukan ada tiga hal, yaitu tidur, ngelamun, atau ngorbol. Dan kerjaan ngobrol itu yang sering dilakukan bila ia sedang main kerumah tetangga atau kemana, dan yang ia bahas paling cuman ngobrolin temen atau tetangga lain atau kesalahan-kesalahan dan kejelekan orang lain.Boro-boro mau berfikir dan luangin waktu luang dia untuk berdoa dan beribadah, yang ada cuman dihabiskan waktu luangnya untuk menambah dosa. Dan yang paling mengesankan, hal ini banya dilakukan oleh wanita yang sudah berumah tangga, tentunya ibu rumah tangga, bahkan lelaki pun ada disini, yang dikarenakan faktor ketidak sukaan kepada orang lain tentunya.
  3. Karena sakit hati atau dendam, yaitu dengan adanya perasaan benci atau ketidak sukaan kepada orang lain, temen, sodara, atau tetangga, yang pastinya ghibahlah yang dijadikan sesuatu sarana pelampiasan untuk menghilangkan rasa marah kerne sakit hati atau dendam, iri, di dalam hati karena orang lain. Ini memang sering dijadikan alasan untuk melakukan berbuatan mencela, mengoreksi, atau mencari-cari keburukan orang lain agar yang ia gunjing jatuh, dan berhenti sampai perasaan marahnya hilang.
  4. Menggunjing sebelum diggunjing, yaitu merasa bahwa orang yang diggunjing itu telah memusuhi kita, sombong, atau merasa telah menjelek-jelekan, dan lain-lain. Ia akan selalu mecari celah agar ia tidak kalah, yaitu satu-satunya cara yang umum ya menggunjing orang tersebut.
  5. Mendukung teman, yaitu dengan adanya pendukungan kepada teman, berbasa-basi kepada mereka untuk memperkuat perkataan mereka tentang kejelekan-kejelekan orang lain. Contonya, seperti si A, ia pada awalnya tidak mau menggunjing orang lain, nah si A karena punya teman si B, dan si A memang teman dekat dan setianya si B, yang si B tersebut lagi membicarakan sesuatu tentang orang lain dengan teman-teman lainnya, nah si A pada awalnya tidak mau, pasti ikut-ikutan juga.
  6. Membersihkan dirinya dari penilaian buruk yaitu ia melakukan suatu perbuatan, tetapi ia ingin di lihat agar tidak dinilai buruk oleh orang lain, maka ia akan mencari alibi agar dirinya selamat dari penilaian orang lain dengan mengorbankan teman dirinya sendiri.
  7. Keinginan agar dianggap lebih tinggi, yaitu ia sering meninggikan dirinya sendiri dan ia merasa ada orang lain yang melampauinya, maka ia akan mencari cara untuk menjatuhkan kelebihan tersebut didepan orang lain, dan merasa bisa mengalahkannya dengan cara menggunjing orang lain tersebut.
  8. Iri atau dengki, yaitu seperti halnya tetangga membeli mobil bagus, ia merasa iri dan bahwa orang sekitarnya membangga-banggakannya, ia merasa terbelakang dan ia akan merasa iri dengan melakukan penggunjingan kepada orang tersebut seperti berbicara ke masalah uang bahwa mobil yang ia beli uangnya hasil dari perbuatan halal, atau perbuatan buruklah.
  9. Karna Iseng, yaitu bisa juga disebabkan karena ia iseng-isengan, bercanda, tertawa terbahak-bahak dengan membicarakan kejelekan-kejelekan orang lain.
  10. Sombong, yaitu bisa juga dipengaruhi karena kesombongan, dimana dirinya merasa lebih baik dari pada orang lain dan orang lain tersebut dipandang lebih rendah, lebih bodoh, atau lebih jelek, dan sebagainya.
Nah saya sudah sebutkan beberapa faktor penyebab terjadinya ghibah atau penggunjingan kepada orang lain"ngomongin orang lain dengan menjelek-jelekannya", dan semoga anda mengerti dan agar semakin selalu menghindari perbuatan tersebut. Semakin mengabaikan dampak buruk dari perbuatan ghibah, maka kita akan semakin dekat dengan yang namanya Neraka. Kalau kita merasa orang-orang yang berfikit dan yang pasti anda juga menginginkan Surga, maka dari itu anda jangan meremehkan perbuatan penggunjingan, karena didalamnya mengandung tiga macam bencana seperti saya katakan sebelumnya dan sama saja dengan memakan daging bangkai orang yang ia gunjing.

Sekian sobat dari saya, semoga dimengerti dan Wassalamualaikum...!!!!
Perhatian Copas !!! "Mohon bagi anda para sahabat blog, jangan sekali-kali copy paste dengan tanpa mencantumkan link sumber kami dan menulis tanpa anda tulis dalam narasi atau kalimat anda sendiri saya akan mengapus url anda sesuai kebijakan privasi google DMCA/DMCA.com. Atas perhatiannya, saya ucapkan terimakasih."
Next
Previous

No comments

aturan berkomentar pada blog ini !.
1. berkomentarlah dengan baik, sesuai konten yang dibahas dan berkualitas.
2. kalimat yang tidak berkenan saya akan hapus.
3. jika menaruh "LINK HIDUP" akan dimasukan ke folder spam.
4. dilarang mempromosikan produk melalui komentar.

Emoticon