Cerpen Berjudul AKU YANG DI BEDAKAN

Pada sebelumnya saya share mengenai Cerpen masalah kecinta-kecintaan, hhe dan kali ini saya akan memberikan Cerpen mengenai hidupnya seseorang ditengah-tengah keluarga yang egois karen faktor kekayaannya. Ia seperti dibedakan dalam masalah status disegi tingkat materi. Ia semenjak dari kecil tidak begitu diperhatikan oleh saudara-saudaranya dari kalangan orang elit.

Cerpen

Dalam cerita kali ini, Cerpen ini bercerita mengenai seorang anak dari kalangan biasa, atau standarlah, ia diacuhkan dan seperti dibedakan oleh keluarganya yang dari kalangan elit, karena ia dalahirkan dari kalangan orang biasa. Dengan sosoknya yang penyabar dan bersyukur apa adanya, ia begitu banyak belajar tentang kehidupannya yang biasa.

Nah bila kalian penasaran ingin membacanya, tinggal simak saja cerita pendek dibawah ini, karena saya memang malas bacanya, dan cerpen ini bukan karya saya, tetapi karya pacar saya, jadi silahkan saja baca cerpen dibawah ini jika kalian penasaran. hhe

OK to the point aja....

***
          *** AKU YANG DI BEDAKAN ***
 Aq adalah seorang putri yang terlahir  dalam keluarga yang berbeda dari keluarga ku yang lain, yang mewah, yang megah dan dihormati
Yang memiliki segala sesuatu dengan kemegahan hidup, berbeda dengan keluargaku yang hidup  dengan segala ketidakberdayan dan keterbatasan.
 Tapi aq sungguh bahagia terlahir dalam keluarga ku, tak ku fikirkan orang meremahkan keluarga ku, sekalipun masih saudaraku sendiri, akuu tak pernah merasa menyesal terlahir dalam keadaan sperti ini,
Akuu tau pahit manisnya kehidupann, rencana Allah itu akan indah pada waktunya, dunia itu berputar,
Takan mungkin kita selalu diatas, dan tidak akan mungkin kita selalu dibawah, Allah maha adil, takan mungkin memberikan kesedihan dan kesusahan seumur hidup umatnya, disetiap kesusahan pastilah ada kemudahan, janji Allah itu nyata dan pasti, itulah yang membuat ku kuat sat diri ini terbedakan dari anak yang lainn. (Kata motivasiku stiap mengingat semua kejadian dalam hidupku)
***
"Tiaaaraa!!!"  seru bapak2 tentangga ku.
"Ya pak,!" jawabku membalas
"Wa haji pulang ga main kesana?"
Aq hanya menggelengkan kepala dengan raut muka biasa saja.
***
Sesampainya dirumah akuu bilang pada mamahku.
"Mahh katanya wa haji pulang!"
"Masa sihh? Kapan emang tia lihat mobilnya dirumah?"
"Ga liat, tapi kata pak diman pulang,"
"Ohhh,Yaa sudah kalau gitu nanti sore kita main kita jenguk," ajak mamah!!
"Aq diam tak menjawab ajakan mamah,"
***
Akuu masuk ke dalam kamar dan kurebahkan tubuh lelah ini dikamar sempitku, yang nyaman kurasakan, walau seperti ini,
Entah mengapa akuu ga pernah terbuka pada keluarga ku yang satu ini, mereka mau datang mereka mau pergi aq ga pernah peduli, walau mamah dan ayahku tetap selalu mengajarkan ku  agar tetap sayang paada keluarga semuanya, tapi entah mengpa hatiku tlah mati untuk menyyangi mereka
***
  Tuhaaaaan.. mungkin kau tau sat hati ini menangis menahan sakit, saat dimana akuu masih kecil tak mengerti apapun, sat akuu masih kanak2 bahagia memiliki saudara yang lebih punya dari akuu, saat yang lain mendapatkan sentuhan, perhatian, kasih sayang pengakuan tapi akuu tidakk,
Aq yang dulu  masih polos hanya bisa diam melihat polah tingkah  yang mereka lakukan,
Melihat bagaimana aq tak mereka hiraukan, merasakan aq sperti orang asing ketika bersama mereka,
Walau aq belum mengerti, tapi aq punya hati yang bisa merasakan betapa ingin nya akuu seperti yang lain yang diakui,
***
Mobil bermegah, rumah yang mewah mereka punya segalanya,
Dihatiku tak pernah iri dengan apa yang mereka punya, aq hanya iri, mengapa akuu tak pernah merekaa anggap dan diakui,
Apa karna ayah ku seorang kuli, rumahku tak megah, apa harta membuat orang lupa akan keluarga,
Tuhaaaaan, ingin rasanya ku menangis ketika ku melihat saudara ku yang lain mereka sayangi,
***
"Clak, tak terasa air mata ku menetes jika teringat akan semua itu
Hatiku mungkin tlah begitu sakit dengan semua ini,"
*** sekilas terbayang masa kecil ku,"
Ketika pada suatu masa saat itu Pernah suatu hari mereka pulang dari jakarta, sperti biasa mamah dan ayah ku, pasti silahturhami walau itu hanya sekali ketika mereka disni,
***
"Tiaaa mandi sana, nanti main ketempat ua!!
"Males, ga mau ikut ( jawab ku pada mama)"
"Ga boleh gitu, walau gimna pun mereka ua nya tiaa, kakak dari bapaknya tiaa,"
"Aq hanya terdiam dan ga pernah bisa menjawab appapun,!!"
 Sebenrnya aq ga mau ikut, tapi mamah memaksa untuk aq ikut, Benar saja pas sampe disana  Mereka sibuk berlalu lalang entah mau kemana, aq hanya besaliman kepada mereka, sesudahnya aq duduk dikursi luar,
Ku lihat mereka begitu sibuk memindahkan barang ke mobil, membawa makanan dan lain2, aq hanya bisa melihatnya saja,
Setelah ku tau rupanya mereka mau berpknin ke pantai pangandaran bersama yang lain,
Aq yang tetap duduk disitu terus berdiam tanpa terdengar suara ku, akuu hanya berfikir apa mereka tak melihat aq ada dihadapan mereka, sehingga mereka berlalu lalang sibuk pergi tanpa basa basi mengajak ku?
Tak perlu benar mereka mengajak ku, yang ku harapkan mereka basa basi menawarkan kehadiranku ikut, tapi mereka sama sekali tidak melihat adaa akuuu distu,
Hanya terdengar suara mesin mobil yang dinyalakan, seru riuh melihat seumuran ku mita begitu gembira akan bertamasya,
Mereka hanya bilang pergi dlu yaa, takut kesorean,
Tak berfikirkah aq yang benar2 hancur sat itu,
***
Tangan ku yang mungil hanya mampu bergetar menahan tangis, bibirku hanya mampu terkunci, duduk terdiam membisu bagai mayat yg tlah mati,
Hanya pelukan ibu yang mampu membuat ku tersenyum, sat itu ku tau ibuku pastilah sedih melihat anaknya duduk sendiri
"Tiia pulang yu, nanti lebaran bapak ajak ke pantai rame-rame rombongan sama bibi juga yang lain,!!"
"Aq hanya bisa mengganguk, tak pernah ingin berkomentar tentang mereka"
 Akuu hanya bisa pulang membawa tangisan dalam hati,
"Kenapa mereka kejam yaAllah?
Hanya karna pangkat dan kedudukan hatiku menjadi korban nyaa, (bisik hati kecilku sat itu)"
***
Hari hari ku lalui, aq tak pernah bangga meski mita selalu bilang aq saudaranya, itu hanya kata2 yang mengingatkan ku pada janji2 ua ku yang kaya raya,
Terdengar jelas sat itu ketika dia berucap
"Tiaa nanti ua ajak ke ancol yaa kalau ua uda ganti mobil,"
Aq yg benar2 lugu hanya senang membayangkan jika benar2 ku pergi kesana, sama seperti sat astri, rudi, diajak ke ancol berenang bersama2,
Tapi lagi dan lagi, sampai umurku kini tlah jauh tak pernah sekalipun janjinya tertepati,
***
Ibuku bilang ga boleh menjadi seorang pendendam, ayah ku bilang bagaimana pun mereka lakukan, mereka tetap keluarga, ga boleh ada kebencian didalam hati,
Mungkin aq memang tak benci, tapi hatiku tlah mati untuk mereka, janji"nya dulu hanya bisa ku putar ketika ku ingat masa kecilku,
Kini ku tlah beranjak dewasa, akuu hanya bisa berusaha, aku akan mebuat bangga orang tua, menggakat orang tua kuu agar takan pnah lagi dibedakan dari yg lain, agar mereka tak merasa jiji mengakui keluarga ku, agar keluarga ku tak akan pernah diremehkan, aq pasti bisa bekerja demi keluarga ku, Tuhan tidak akan pernah tidur, Tuhan pasti akan membantuku mewujudkan seluruh cita2ku, keluarga ku segalanya, aq hanya befkir mengapa akuu dibedakan? Mengapa keluarga sendiri sperti orang asing? Dan mengapa yg bukan keluarga justru ku rasa menjadi keluarga,
YaAllah lancarkan stiap langkahku untuk membanggakan orangtuaku..
Satu pesan orangtuaku jangan pernah sombong jika nanti kehidupan kita kelak lebih baik dari dulu,"
THE END ***
The End deh, semoga menjadi pelajaran buat anda yang membaca cerita pendek ini. Dan maaf ini saya buru-buru mempostingnya, jadi saya tidak edit-edit lagi. Semoga bermanfaat buat para sobat blogger, khusunya bagi saya umumnya bagi anda para sobat Artikel Karya Ku.
Perhatian Copas !!! "Mohon bagi anda para sahabat blog, jangan sekali-kali copy paste dengan tanpa mencantumkan link sumber kami dan menulis tanpa anda tulis dalam narasi atau kalimat anda sendiri saya akan mengapus url anda sesuai kebijakan privasi google DMCA/DMCA.com. Atas perhatiannya, saya ucapkan terimakasih."
Next
Previous

2 comments

aturan berkomentar pada blog ini !.
1. berkomentarlah dengan baik, sesuai konten yang dibahas dan berkualitas.
2. kalimat yang tidak berkenan saya akan hapus.
3. jika menaruh "LINK HIDUP" akan dimasukan ke folder spam.
4. dilarang mempromosikan produk melalui komentar.

Emoticon