Rangkuman Materi Kimia Struktur Atom, Sistem Periodik Unsur, dan Ikatan Kimia

Struktur Atom, Sistem Periodik Unsur, dan Ikatan Kimia
Struktur Atom
  • Struktur Atom menggambarkan bagaimana partikel-partikel penyusun atom (proton, elektron, dan neutron) perbedaan di dalam atom.
  • Spektrum unsur terjadi akibat adanya perpindahan elektron. Spektrum unsur hanya mengandung beberapa garis warna yang terpisah satu sama lain sehingga dikenal sebagai spektrum garis.
  • Menurut Bohr, model kedudukan elektron dan inti atom menyerupai sistem tata surya, dengan inti atom yang berisi proton dan neutron sebagai pusatnya (matahari) dan elektron-elektron mengelilingi inti atom pada lintasan-lintasan atau yang disebut orbit tertentu.
  • Model atom Bohr dapat dijelaskan oleh Louis Victor de Broglie melalui teori dualisme partikel gelombang. Elektron mempunyai sifat sebagai partikel sekaligus sebagai gelombang. Lintasan elektron tidak lagi seperti garis melingkar tetapi mengikuti pola gelombang stasioner.
  • Posisi sekaligus kecepatan elektron tidak dapat ditentukan secara pasti meski dengan ketelitian cukuo tinggi. Azas ketidak pastian tersebut dianjurkan oleh Werner Hisenberg.
  • Menurut model atom mekanika kuantum, elektron berada dalam orbital, yaitu daerah disekitar inti dengan peluang terbesar untuk menentukan posisi sekaligus kecepatan elektron. Posisi pasti dari suatu elektron tidak dapat ditentukan.
  • Kedudukan suatu orbital ditentukan oleh empat bilangan kuantum, yaitu bilangan kuantum utama (n), bilangan kuantum azimut (l), bilangan kuantum magnetik (m), dan bilangan kuantum spin (s).
  • Bentuk orbital ditentukan oleh bilangan kuantum azimut (l)-nya. Orbital s (= 0) berbentuk bola; orbital p (l = 1) berbentuk balon terpilin, dan seterusnya.
  • Konfigurasi elektron memenuhi kaidah aufbau, kaidah Hund, dan azas larangan Pauli.
  • Elektron yang dapa digunakan untuk membentuk ikatan kimia disebut elektron valensi.
Sistem Periodik Unsur
  • Letakan unsur dalam sistem periodik sesuai dengan konfigurasi elektronnya. Unsur-unsur seperiode mempunyai bilangan kuantum utama yang sama; sedangkan unsur-unsur segolongan mempunyai jumlah elektron valensi yang sama.
  • Letakan golongan suatu unsur dalam tabel periodik dapat diramalkan dari subkulit terakhir yang berisi elektron, sedangkan periodenya dapat diramalkan dari jumlah kulit elektron dari unsur tersebut.
  • Berdasarkan konfigurasi elektronnya, unsur-unsur dalam sistem periodik dikelompokan ke dalam blok s, blok p, blok d, dan blok f.
  • Blok p dan s disebut unsur golongan utama (golongan-golongan A). Blok d disebut unsur transisi (golongan-golongan B). Blok f disebut transisi dalam (lantanida dan aktinida).
Ikatan Kimia
  • Bentuk molekul menggambarkan kedudukan atom-atom dai suatu molekul dalam ruang tiga dimensi dan besarnya sudut-sudut ikatan yang dibentuk, serta ikatan yang terjadi pada molekul tersebut yang dibentuk oleh pasangan-pasangan elektron.
  • Gaya antar molekul dapat berupa gaya Van der Waals dan ikatan hidrogen.
  • Gaya-gaya Van der Waals dapat berupa gaya dispersi, gaya dipol-dipol, atau gaya dipol-dipol terimbas.
  • Gaya antar molekul nenpolar disebut gaya dispenrsi atau gaya London. Kekuatan gaya dispersi bergantung pada massa molekul relatifnya.
  • Selain gaya dispersi, dalam senyawa polar terdapat gaya dipol-dipol, yaitu interaksi tarik menarik antara dipol-dipol yang berbeda muatan. Gaya dipol-dipol lebih kuat dibandung dengan gaya dispersi.
  • Gaya dipol-dipol terimbas terjadi antara polar dengan molekul nonpolar.
  • Ikatan hidrogen merupakan gaya antar molekul yang menghubungkan antara atom hidrogen dari suatu molekul dengan atom elektronegatif pada molekul lain.
  • Ikatan hidrogen terdapat dalam senyawa yang mempunyai ikatan F - H; O - H; dan N - H. Senyawa yang mempunyai ikatan hidrogen mempunyai titik leleh dan titik didih yang mencolok tinggi.
  • Ikatan ion merupakan ikatan tak terarah; tidak ada molekul distrik dalam kristal ion. Setiap ion dalam kristal ion terikat sama kuat pada beberapa ion disekitarnya. Senyawa ion mempunyai titik leleh dan titik didih yang tinggi.
  • Zat yang mempunyai struktur kovalen raksasa mempunyai titik leleh dan titik didih yang tinggi.
  • Peristiwa pembentukan orbital hibrida yang dilakukan oleh suatu atom (biasanya atom pusat) disebut proses hibridisasi.
Perhatian Copas !!! "Mohon bagi anda para sahabat blog, jangan sekali-kali copy paste dengan tanpa mencantumkan link sumber kami dan menulis tanpa anda tulis dalam narasi atau kalimat anda sendiri saya akan mengapus url anda sesuai kebijakan privasi google DMCA/DMCA.com. Atas perhatiannya, saya ucapkan terimakasih."
Next
Previous

No comments

aturan berkomentar pada blog ini !.
1. berkomentarlah dengan baik, sesuai konten yang dibahas dan berkualitas.
2. kalimat yang tidak berkenan saya akan hapus.
3. jika menaruh "LINK HIDUP" akan dimasukan ke folder spam.
4. dilarang mempromosikan produk melalui komentar.

Emoticon